Inpirasi Suara Rakyat

Inpirasi Suara Rakyat

DENPASAR

DENPASAR

LBH FKPPI Soroti Dugaan Kejanggalan Penanganan Kasus Maxx's Group oleh Imigrasi Denpasar

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FKPPI Provinsi Bali, menyoroti keras dugaan keberpihakan oknum internal di lingkungan Kantor Imigrasi dalam kasus dugaan penipuan yang melibatkan agen Max Group. Kasus ini menyeret sejumlah Warga Negara Asing (WNA) sebagai korban yang mengaku ditipu dalam pengurusan izin tinggal dan dokumen keimigrasian mereka di Indonesia. Dalam siaran pers yang dikeluarkan hari ini Selasa,12/11/2025 LBH FKPPI menyampaikan keprihatinan mendalam atas temuan-temuan selama proses pendampingan hukum terhadap para korban. Lembaga ini mengungkapkan adanya indikasi ketidakadilan dalam penanganan kasus, di mana para korban justru menghadapi berbagai tekanan kebijakan administratif, sementara pihak agen Maxx's Group yang dilaporkan sebagai tersangka diduga mendapat kemudahan akses dan perlindungan dari oknum tertentu.

Bali dan Saint Petersburg Jajaki Kerjasama Strategis di Bidang Ekonomi, Pendidikan, Pariwisata, dan Olahraga

Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali, Wayan Koster, dan Pemerintah Kota Saint Petersburg, Rusia, yang diwakili oleh Deputy Chairman, Head of International Relations, Government of Saint Petersburg, Mr. Viacheslav Kalganov, sepakat untuk menjalin kerjasama strategis lintas sektor. Kesepakatan ini mencakup lima bidang penting, yaitu pengembangan ekonomi dan perdagangan; pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi; kebudayaan dan pariwisata; kesehatan; serta olahraga. Pertemuan resmi tersebut berlangsung di Gedung Jayasabha, Denpasar, pada Selasa (Anggara Keliwon, Julungwangi) 4 November 2025. Dalam kesempatan itu, Gubernur Wayan Koster didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sementara delegasi Saint Petersburg turut didampingi oleh Prof. Connie Rahakundini Bakrie, Senior Officer Division for Relations with International Organizations Department of Information and Relations with International Organizations, Government of Saint Petersburg, Dmitry Krutoy, serta Consulate General of the Russian Federation in Denpasar, Ivan I. Zavorin.

"Kasdam IX/Udayana Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-97: Kobarkan Semangat Persatuan dan Inovasi Generasi Muda*

Denpasar, 28 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi memimpin upacara yang berlangsung dengan khidmat di Lapangan I Gusti Ngurah Rai, Kepaon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Selasa (28/10/2025). Upacara yang mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” ini diikuti oleh sekitar 400 orang prajurit dan PNS se-Garnizun Denpasar, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam IX/Udayana, di antaranya Irdam IX/Udy, Kapok Sahli Pangdam IX/Udy, Danrem 163/WSA, para Asisten Kasdam, LO AU/AL, serta para Komandan dan Kepala Badan Pelaksana jajaran Kodam IX/Udayana.

Pendam IX/Udayana Perkuat Sinergi dengan Awak Media lewat Simakrama

Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergitas antara jajaran Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana dengan insan media, digelar kegiatan bertajuk “Simakrama Kapendam IX/Udayana Bersama Insan Media” yang berlangsung di Ruang Wartawan Pendam IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1 Denpasar, Rabu (22/10/2025). Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan online di wilayah Bali. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan yang menjadi wadah komunikasi terbuka antara satuan penerangan Kodam IX/Udayana dan rekan-rekan media.

Kodam IX/Udayana Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Korps Raport Kenaikan Pangkat

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto berlangsung khidmat di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan PB. Sudirman, Denpasar, Rabu (1/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan PNS Segarnisun Denpasar. Dalam prosesi tersebut, petugas membacakan ikrar yang berisi tekad bangsa Indonesia untuk menjaga dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. Teks ikrar itu juga menegaskan bahwa sejak diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah mengalami berbagai rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.